Naruto Uzumaki adalah tokoh utama cerita ini. Ia adalah seorang ninja
dari desa Konoha, salah satu desa terkenal di dunia ninja. Naruto
dikarakteristikkan sebagai seorang ninja yang penuh kejutan,
bersemangat, ceria, hiperaktif, kikuk, lugu, dan sangat ambisius dalam
meraih cita-citanya untuk menjadi seorang Hokage, ninja terkuat di
Konoha. Dalam tubuh Naruto, tersegel seekor monster rubah ekor sembilan
yang pernah menyerang dan hampir menghancurkan desa Konohagakure. Segel
tersebut dibuat oleh ayahnya, yaitu Yondaime (Minato Namikaze) atau
Hokage ke-4 yang menimbulkan kematian pada ayahnya. Karena monster yang
ada dalam tubuhnya itulah, ia dijauhi oleh penduduk desa di masa
kecilnya hingga ia bertekad membuktikan kepada masyarakat di Konoha
bahwa ia akan menjadi Hokage agar ia bisa diakui di desa itu, sekaligus
menjadi incaran ninja-ninja yang menginginkan kekuatan Kyuubi, si rubah
ekor sembilan.
Ia sangat menyukai Sakura Haruno, namun cintanya bertepuk sebelah
tangan karena Sakura lebih menyukai Sasuke daripada Naruto. Naruto juga
putra dari ibunya, Kushina Uzumaki. Perkembangan Naruto sedikit lebih
lambat jika dibandingkan ninja-ninja sebayanya, namun sekali berkembang
ia bisa menjadi cukup kuat. Dalam
Naruto Shippuden, setelah berlatih 3 tahun dengan
Jiraiya,
Naruto sudah lebih kuat dan lebih dewasa, dan kemampuannya meningkat
setelah berlatih dengan Kakashi dan Yamato menciptakan
Fuuton:Rasenshuriken yang merupakan teknik lebih jauh dari jurus
Rasengan. Naruto pertama kali menggunakan jurus ini untuk melumpuhkan
Kakuzu, salah satu anggota Akatsuki.
Sakura adalah salah satu rekan satu tim sekaligus wanita idaman
Naruto, namun ia lebih menyukai Sasuke daripada Naruto. Sakura memiliki
kepribadian yang unik dan seringkali ia bertindak di luar nurani untuk
menjaga citranya sebagai seorang wanita yang baik dan anggun yang sering
disebut dengan "nurani Sakura".
Sasuke adalah teman satu tim Naruto bersama dengan Sakura. Ia adalah
seorang ninja berbakat yang selalu menyendiri dan jarang bergaul.
Sikapnya yang dingin serta kemampuan bertarung yang tinggi membuatnya
dikagumi banyak wanita terutama Sakura dan Ino.
Ia memiliki masa lalu yang kelam dan hidup sendirian seperti Naruto,
tanpa teman dan keluarga. Cita-citanya adalah untuk menjadi ninja yang
kuat dan membunuh
Itachi Uchiha,
kakak kandungnya, yang bertanggung jawab atas kematian seluruh
keluarganya. Saat menyadari bahwa kemampuannya hanya berkembang sedikit
semenjak di Konoha, Sasuke pergi ke
Orochimaru
dan menjadi muridnya untuk meningkatkan kekuatannya. Setelah membunuh
Orochimaru, Sasuke pergi mencari Itachi dan meminta jawaban kenapa ia
membunuh semua klan Uchiha. Pertarungan dahsyat terjadi antara Sasuke
dan Itachi, yang akhirnya dimenangkan Sasuke karena Itachi terlalu
berlebihan menggunakan
Mangekyō Sharingan.
Kakashi Hatake adalah guru pembimbing sekaligus rekan satu tim
Naruto. Meskipun terlihat lemah, ia adalah seorang ninja jenius yang
memiliki
sharingan, sebuah kemampuan garis keturunan khusus klan
Uchiha yang ia dapatkan dari temannya, Obito Uchiha (teman Kakashi saat
masih menjadi Chuunin; ia dikira mati saat menjalankan misi dari
Yondaime). Dia tipe orang yang santai dan acuh, namun dapat bertindak
cepat dan serius apabila diperlukan. Seringkali ia terlihat sedang
membaca sebuah buku yang berjudul
Icha Icha Paradise! (Datanglah
Surga!) yang dikarang oleh Jiraiya. Satu hal yang menarik dari Kakashi
adalah mulutnya tidak pernah diperlihatkan kepada pembaca. Mulutnya
selalu ditutupi, tidak hanya saat ia bertugas tetapi baik waktu tidur
(dengan buku
Icha Icha Paradise nya) maupun waktu di tempat
pemandian (dengan handuk). Dalam anime, Naruto dkk pernah mencoba
melihat wajah Kakashi, namun usaha mereka gagal.
Guy adalah seorang Jounin yang sangat bersemangat dan memiliki penampilan mirip dengan
Rock Lee, seorang Jounin yang andal dalam taijutsu, 'menganggap' Kakashi saingannya. Bertekad untuk menjadikan
Rock Lee seorang ninja yang hebat. Pose nice guy dan rambut bob nya menjadi ciri khas dirinya dan
Rock Lee.
Lee adalah seorang ninja yang andal dalam penggunaan taijutsu. Hal
ini dikarenakan ia tidak dapat menguasai ninjutsu maupun genjutsu dengan
baik. Oleh karena itu, ia berjuang keras untuk menjadi ninja walaupun
tidak bisa ninjutsu. Dulunya diejek oleh Neji karena tidak bisa
ninjutsu, namun Lee berhasil membuktikan tidak semua ninja harus
menguasai ninjutsu. Lee amat mengidolakan guru
Guy yang dianggapnya ninja terkuat. Lee menirukan gaya dan penampilan dari
Guy. Menyukai
Sakura layaknya
Naruto tetapi cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Menganggap
Neji dan
Sasuke merupakan rival.
Neji adalah seorang keturunan klan terkenal di Konoha yaitu klan
Hyuuga. Klan ini terkenal akan kemampuan mata yang disebut dengan
'byakkugan'nya. Berbeda dengan
Hinata,
Neji berasal dari cabang keluarga Hyuuga kalangan bawah yang harus
mengabdi pada kaum kalangan atas klan Hyuuga. Semula ia membenci
Hinata
karena Hinata adalah kaum kalangan atas yang dianggap penyebab kematian
sang ayah tercinta. Neji juga semula percaya bahwa tiap manusia hidup
hanya menuruti takdir dan tidak dapat mengubahnya. Tetapi, setelah
bertarung dan dikalahkan
Naruto, pandangannya pun berubah terhadap takdir maupun
Hinata dan Kalangan atas serta tahu alasan sang ayah meninggal.
Shikamaru adalah seorang
shinobi
yang malas dan tidak tertarik dengan keterkenalan. Dibalik itu semua,
Shikamaru adalah seorang shinobi yang amat cerdas dan berjiwa pemimpin.
Strategi yang ia ciptakan dalam menghadapi musuh-musuhnya amat
mencengangkan baik pihak lawan maupun kawan. Selalu berusaha untuk
bersikap gentleman dihadapan para wanita. Jurus andalannya disebut
dengan jurus pengikat bayangan (kagemane no jutsu). Sangat menghormati
sang guru, Asuma, mereka sering bermain
shogi bersama-sama di waktu luang. Ia amat terpukul saat kematian sang guru tercinta. Sahabat karibnya adalah
Chouji.
Shikamaru berhasil melawan dan mengalahkan Hidan yang ia ledakkan
tubuhnya dan menguburnya dalam lubang yang sangat dalam. Shikamaru
diketahui memiliki sedikit kedekatan dengan
Temari
setelah ia sengaja menyerah saat ujian chunnin ketika melawannya.
Sebagai balasan, Temari membantu Shikamaru ketika melawan Tayuya, salah
satu murid Orochimaru.
Ino adalah seorang
kunoichi yang satu tim dengan
Shikamaru dan
Chouji. Ino juga merupakan sahabat lama
Sakura saat masih di akademi, namun mereka menjadi rival untuk merebut hati
Sasuke. Mempunyai sifat yang centil dan cerewet, menyukai
Sasuke layaknya
Sakura. Ia menyukai berbagai jenis bunga terutama mawar yang berwarna ungu.
Chouji adalah seorang
shinobi yang kuat dan setia kawan. Menyukai memakan snack kentang goreng dan makan yakiniku bersama kelompok Asuma, sahabat
Shikamaru dari kecil. Chouji mengangap Shikamru adalah ninja yang hebat dan lebih kuat dari siapapun. 'Gendut' adalah kata tabu baginya.
Jiraiya adalah salah satu Legenda Sannin (3 ninja legenda) yang
terkenal di Konoha, di samping Orochimaru dan Tsunade. Jiraiya berperan
melindungi Naruto dari organisasi rahasia
Akatsuki dan mengajari jurus dari hokage keempat karena Naruto kerap diincar oleh Akatsuki yang menginginkan kekuatan dari Kyuubi.
Sekilas Jiraya tampak sebagai sosok yang aneh dengan sandal kayu
serta ikat kepala kewarganegaraan 'Myobokuzan' (Desa Katak), namun
sebenarnya ia cukup kuat. Jiraiya juga diketahui dijuluki Naruto sebagai
Pertapa Genit, Sennin Mesum, atau Pertapa mata keranjang karena
kebiasaannya mengintip wanita yang sedang mandi. Jiraiya beralasan bahwa
dengan mengintip ia bisa mendapat inspirasi untuk menulis novel yang
sangat disukai Kakashi.
Salah satu dari 3 ninja legenda selain Jiraiya dan Tsunade.
Orochimaru dianggap paling jenius di antara 3 ninja legenda. Awalnya
akan diangkat menjadi hokage ke-4 oleh hokage ke-3, Sarutobi, namun
karena ia menggunakan ilmu gelap, Sarutobi mengangkat Minato Namikaze
sebagai Hokage ke-4. Orochimaru menginginkan kekuatan dan kehidupan yang
abadi, sehingga ia mengembangkan jurus Edo Tensei (perpindahan roh)
untuk berpindah-pindah tubuh. Ia menginginkan tubuh Itachi yang
mempunyai sharingan, namun kemampuannya masih jauh di bawah Itachi,
sehingga ia mengincar Sasuke yang menurutnya berpotensi.